(PRELUDE) PROPERTY 77

PROPERTI bisa dijadikan investasi jangka panjang yang berharga. Berinvestasi dalam bentuk tanah dan bangunan menjanjikan banyak keuntungan, salah satunya lebih kecil kemungkinan mengalami kebangkrutan.

Tanah berfungsi sebagai salah satu kebutuhan primer manusia, yaitu tempat tinggal atau papan sehingga tanah akan selalu dibutuhkan. Jumlah tanah akan selalu tetap sementara jumlah manusia di bumi ini semakin bertambah. Inilah sebabnya nilai tanah akan selalu meningkat. Harga tanah akan mengalami kenaikan setiap tahunnya sebesar 15% sampai 20%. Angka tersebut bahkan berpotensi meningkat bila berada di lokasi yang bagus atau strategis, dapat diakses kendaraan roda empat dengan leluasa, di dekat pusat kota, dan lain-lain.

YOGYAKARTA selain sebagai kota pendidikan juga sebagai kota pensiunan, hampir 89% menyatakan suatu ketika ingin kembali untuk bernostalgia di kota Jogja atau mengisi masa tua dengan tinggal di Jogja. Biaya hidup di Jogja memang relatif sangat murah, namun harga tanah dan bangunan di Jogja dari tahun ke tahun stabil di harga tinggi, kenaikan nilainya sama sekali tidak bisa dibayangkan. Ada dua wilayah segitiga emas yang paling mahal dan diincar; yang pertama adalah seputaran Jalan Kaliurang, yaitu di wilayah sekitar Universitas Gadjah Mada dan yang kedua adalah wilayah seputar Seturan dan Condongcatur. Harga properti dan investasi di Jalan Kaliurang itu termahal ke dua di indonesia setelah Kuta Bali. Secara rata-rata harga tanah bisa naik 20% per tahun (lebih besar dari bunga bank dan inflasi). Itu baru angka secara rata-rata, belum kalau ada faktor lain, misalnya ada Rumah Sakit baru, Mall, Kampus Baru, SPBU baru, dll.

“UNTUK MIMPI HARI ADALAH UNTUK MEWUJUDKAN”

Berkah Dalem,

PROPERTY 77